Inilah Rahasia Membentuk Anak Cerdas

Sebuah berita ringan mancanegara di salah satu televisi swasta nasional beberapa waktu lalu sungguh sangat mengagumkan.

Berita tersebut mengisahkan seorang anak kecil berusia 7 tahun, Alexanak cerdas-esn Mortgail, asal Bremen, Jerman, memiliki IQ yang sangat cemerlang. Dalam usia 2,8 tahun, dia sudah lancar membaca dan menulis. Setiap harinya tak terlewatkan membaca berbagai karya sastra untuk anak, juga “melahap” habis sejumlah jurnal ilmiah, berbagai berita koran maupun berita melalui teknologi informasi. Pendek kata ia tidak pernah melewatkan berbagai informasi yang ia peroleh dari berbagai sumber.

Orang tua Mortgail sempat merasa khawatir dengan kecerdasan otak anaknya itu. Kecerdasannya telah menyebabkan perilakunya “menyimpang” karena menjadi sangat berbeda dengan anak-anak lain sebayanya. Mortgail hampir setiap harinya hanya mengisi waktunya dengan membaca, menulis, dan “bergaul” dengan teknologi informasi.

Ketika memasuki usia 5 tahun, Mortgail sudah bisa menguasai tiga bahasa dunia, Inggris, Spanyol, Prancis, dan tentu saja bahasa Jerman. Di sekolahnya, berbagai bentuk soal hitungan matematika, fisika, dan kimia dapat dijawabnya dalam waktu singkat.

Melihat kecerdasan yang luar biasa pada diri Mortgail, kepala sekolahnya merekomendasikan murid istimewa itu untuk langsung belajar di perguruan tinggi tanpa mengikuti sekolah tingkat menengah. Setelah di universitas, dengan melihat keistimewaan Mortgail, rektor universitas tempat Mortgail kuliah segera mendaftarkan anak itu ke lembaga pemerintah yang secara khusus menangani anak berbakat. Berkat keistimewaan yang dimilikinya, Mortgail dinyatakan sebagai “anak negara”. Beberapa tahun kemudian, ketika ia berusia 10 tahun, si anak ajaib itu, muncul di jaringan televisi Jerman untuk melakukan debat ilmiah dengan sejumlah profesor. Itulah kisah Mortgail si bocah ajaib, luar biasa.

Rahasia Membentuk Anak sehat, cerdas dan berkepribadian baik merupakan dambaan setiap orangtua. Salah satu langkah awal penting untuk mewujudkannya adalah pemberian makanan pertama dengan kualitas dan kuantitas optimal. Soalnya gangguan gizi pada masa bayi dapat menghambat pertumbuhan otak, yang tentu berpengaruh pada perkembangan kecerdasan bayi.

Fakta-fakta ilmiah membuktikan, bayi dapat tumbuh lebih sehat dan cerdas bila diberi air susu ibu (ASI) secara eksklusif pada 4 – 6 bulan pertama kehidupannya. ASI eksklusif, lebih tepat disebut pemberian ASI secara eksklusif, artinya hanya memberi ASI pada bayi.

Ada dua faktor yang dapat mempengaruhi kecerdasan. Pertama, faktor genetik atau bawaan dari orangtua. Lainnya, faktor lingkungan. Faktor ini akan menunjang apakah faktor genetik bisa berkembang optimal. Perlu diingat, faktor genetik tidak dapat direkayasa, sementara faktor lingkungan punya banyak sisi yang dapat dimanipulasi.

Secara garis besar ada tiga jenis faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi perkembangan kecerdasan.

1. Pertumbuhan fisik biomedis otak. Untuk ini, nutrisi berperan sangat penting. Makanan dengan kualitas kadar gizi dan kuantitas yang optimal akan mendukung pertumbuhan otak yang optimal pula.

2. Pertumbuhan emosi dan sosial yang mengutamakan pemberian kasih sayang pada anak. Anak yang merasa disayangi akan mudah menyayangi lingkungan. Dan, dia pun mudah bersosialisasi serta menjalin hubungan yang memuaskan.

3. Stimulasi atau rangsangan sejak dini, bahkan sejak janin dalam kandungan. Para ahli membuktikan, dengan pemberian stimulasi terus-menerus sampai dua tahun, IQ anak pada usia 4 – 5 tahun dapat ditingkatkan 15 – 30 poin.

Pertumbuhan otak

Bila mendengar kata cerdas selalu diasosiasikan dengan otak. Otak, salah satu organ paling penting dalam tubuh manusia yang tumbuh sangat cepat selama kehamilan. Otak bayi terbentuk segera setelah pembuahan. Otak bayi lahir telah mencapai pertumbuhan 25 persen dari otak dewasa dan mengandung 100 miliar sel otak (neuron). Di usia setahun, pertumbuhannya mencapai 70 perse dari otak dewasa. Di usia tiga tahun, otak anak telah sebesar 90 persen otak dewasa. Maka periode ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kecerdasan anak.

Pertumbuhan otak terbagi atas dua stadium. Stadium pertama adalah stadium pembentukan neuron, sedangkan stadium kedua adalah stadium pembesaran dan pematangan neuron. Pembentukan ini hanya berlangsung sampai usia kehamilan lima bulan, setelah itu neuron tak terbentuk lagi. Bila gizi ibu hamil baik, di akhir stadium pertama akan terbentuk neuron muda yang sangat banyak.

Gizi bayi yang baik dapat mempercepat pembentukan myelinisasi, apalagi bila disertai rangsangan. Makin banyak rangsangan yang didapat, akan makin banyak pula cabang neuron yang terbentuk. Maka, komunikasi antar sel-sel otak juga akan baik. Rangsangan pada panca indra janin sangat baik untuk menjaga agar otak tetap dapat tumbuh.

(Dikutip dari berbagai sumber*)

Iklan

16 responses to this post.

  1. yang paling pokok n pnting mmbntuk gnrasi cerdas dn religius

    Balas

  2. Posted by oka on Oktober 7, 2009 at 2:44 am

    yg lbih pnting, mnusia berbudaya, bertoleransi, kritis dan analitis, serta pekerja kras. bkan cman pinter d eksak dan religius doang. tpi tnpa pengmalan yg bner, jdilah mreka2 ini teroris bangsat yg ‘mnghalalkan’ drah orang lain yg ga sepaham sma mreka, bt dkorbankan……

    Balas

  3. Nice info, saya juga lagi merangsang otak anak saya dengan menggunakan flash card dari usia 8 bulan. Hal ini dapat mempercepat anak mengenali huruf dan membaca.

    Balas

  4. Iyah sangat penting ini…. nice info

    Balas

  5. iPhone,blackberry,iPod,PSP,PS3,nitendo wii atau gadget mantap lain GRATIS dikirim kerumah.. MAU?? klik gue..

    Balas

  6. artikel yang sgt bagus, om? izin Co Pas ya, buat koleksi….

    Balas

  7. Posted by fadlan on Oktober 10, 2009 at 1:00 am

    harus di publikasikan tuh biar anak indonesia ceerdas2?

    Balas

  8. Posted by eli on Oktober 12, 2009 at 5:19 pm

    mohon izin untuk copas ya……………………..

    Balas

  9. Posted by muhammad abr on Oktober 13, 2009 at 12:05 am

    sangat- sangat luar biasa, memang asi akan memberi kekuatan bagi manusia yang baru lahir, tidak hanya psikisnya saja, namun ia juga mampu mengikatkan kasih sayang ibu dan anak maka akan jelas kasih sayang tersebut akan memberi stimulus pada kecerdasan sosialnya.

    Balas

  10. Posted by muhammad abr on Oktober 13, 2009 at 12:09 am

    islam mewajibkan bagi orang tua (ayah) untuk memberi asi pada anaknya. itu jelas konsep pendidikan islam dalam peningkatan iq anak

    Balas

  11. Seandenya ibu bekerja pada siang hari,jd hy bs mberi ASI ktka sdh plg. Apkh it dpt mpngaruhi kcrdasan bayi?

    Balas

    • Posted by goes mieharto on Juni 1, 2011 at 8:20 am

      tidak banyak pengaruhnya juga bu Nila, tapi waktu anda sangat diperlukan oleh mereka.Yang jelas kenali anak kita sedetail detailnya. Biasakan dirumah mengurangi : teriakan,keributan,dan tekanan pada anak. Letakan aneka buku dan gambar disekelingi kehidupan mereka. Jangan berikan contoh langsung dan tidak langsung akan hal hal yang negatif…(tayangan kekerasan,komsumerisme,dll.)jadikan ibu sebagai celebritis bagi anak anak anda…sukses ya Bu

      Balas

  12. Posted by Cugits on Februari 9, 2010 at 8:52 am

    Anak yang ber-IQ tinggi harus dibarengi dengan Iman Taqwa yang tinggi pula guna keseimbangan antara Dunia dan Akhirat…

    Balas

  13. Posted by goes mieharto on Juni 1, 2011 at 8:12 am

    Ada tips dari saya dikala ingin membentuk kecerdasan anak plus prilakunya. kenali anak kita sebagaimana kita mengenali pasangan kita,berikan contoh kemesraan/keharmonisan kita kepada pasangan kita,masuklah kedunia mereka (anak kita) jgn memaksakan kehendak kita, bawalah buku kemanapun anda pergi dengan dia (anak),banyak2lah bercerita ttg kehidupan dan dunia mereka, tanggapi dengan santai dan banyak memberikan apresiasi,dan hubungi saya…..

    Balas

  14. gizi dan belajar harus seimbang,mudah2an cerdas.

    Balas

  15. pengen dech jdi anak yg cerdas , biar nanti berguna jika besar . Dan jika cerdas pasti kedua org tua aku bangga bkn hanya orgtua ku y bangga keluarga besar ku pasti bangga 🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: